PEMBIAYAAN KEPEMILKAN RUMAH DENGAN MENGGUNAKAN AKAD MUSYĀRAKAH MUTANĀQISHAH DAN PEMBERIAN TA`ZĪR KEPADA NASABAH YANG TERLAMBAT MEMBAYAR ANGSURAN

Anisah Norlaila Hayati

Abstract


ABSTRACT: Home ownership financing is short, medium, or long-term financing to finance the purchase of a residential home, either new or used. Akad Musyārakah Mutanāqishah is a new alternative applied in home ownership financing products by Bank Syariah Mandiri Pusat. Customers who have applied for home ownership financing are required to pay an allowance every month. However, if the customer delays the payment until maturity, the customer will be given a ta'zīr in the form of a fine. The method used by the writer in this research is qualitative research which is a case study. Using primary data sources, that is data obtained from interviews with the Central Bank Syariah Mandiri. Secondary data sources is data of supporting data such as DSN-MUI fatwas, related books, journals, and others. The results of this study state that the permissibility of giving ta'zīr to customers who are able but deliberately delay the payment of installments at the maturity sat based on the fatwa DSN-MUI No. 17 /IX/2000, which is the purpose of giving this ta'zīr to cause a deterrent effect for customers and make them disciplined and responsible for their obligations. The fine funds that have been paid by customers should not be recognized as an opinion by the Central Mandiri Sharia Bank but rather become a social fund managed by LAZNAS BSM UMAT.KEYWORDS: Home Ownership Financing, Musyārakah Mutanāqishah, Ta`zīr. ABSTRAK: Pembiayaan kepemilikan rumah merupakan pembiayaan jangka pendek, menengah, atau panjang guna membiayai pembelian rumah tinggal, baik baru ataupun bekas. Akad Musyārakah mutanāqishah merupakan alternatif baru yang diterapkan dalam produk pembiayaan kepemilikan rumah oleh Bank Syariah Mandiri Pusat. Nasabah yang telah mengajukan pembiayaan kepemilikan rumah diwajibkan untuk membayar anggsuran setiap bulannya. Akan tetapi jika nasabah menunda-nunda pembayarannya hingga jatuh tempo, nasabah akan diberikan ta`zīr berupa denda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat studi kasus, dengan sumber data primer yaitu data yang diperoleh dari hasil wawancara dengan pihak Bank Syariah Mandiri Pusat. Sumber data sekunder antara lain adalah data-data pendukung seperti fatwa DSN-MUI, buku-buku terkait, jurnal, dan lainnya. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa diperbolehkannya pemberian ta`zīr kepada nasabah yang mampu akan tetapi sengaja menunda-nunda pembayaran angsurannya pada saat jatuh tempo berdasarkan fatwa DSN-MUI No. 17/IX/2000, yang mana tujuan pemberian ta`zīr ini untuk menimbulkan efek jera bagi nasabah dan menjadikan mereka disiplin serta bertanggung jawab atas kewajibannya. Adapun dana denda yang telah dibayarkan oleh nasabah tidak boleh diakui sebagai pendapat oleh pihak Bank Syariah Mandiri Pusat melainkan menjadi dana sosial yang dikelola oleh LAZNAS BSM UMAT.KATA KUNCI: Musyārakah Mutanāqishah, Pembiayaan Kepemilikan Rumah, Ta`zīr. 

Full Text:

PDF

References


ADESy, FORDEBI, Ekonomi dan Bisnis Islam: Seri Konsep dan Aplikasi Ekonomi dan Bisnis Islam, Depok: Rajawali Pers, 2019.

Al-Asqalani, Ibnu Hajar, Fathul Bārī, Terj. Amiruddin, Jakarta: Pustaka Azzam, 2011.

Ali, Mahrus, Dasar-Dasar Hukum Pidana, Jakarta, 2015.

Anthonio, Muhammad Syafi’i Bank Syariah Wacana Ulama dan Cendekiawan, Jakarta: Dar Ittiba, 1999.

Audah, Abdul Qodir, At-Tasyri’ Al-Jina’iy Al-Islamy, Juz 1, Beirut: Dar Al-Kitab Al- ‘Araby, tt.

Darsono, Ali Sakti, Siti Astiyah, dkk, Dinamika Produk dan Akad Keuangan Syariah di Indonesia, Jakarta: Raja Grafido Persada, 2017.

Daud, Abu, Sunan Abu Daud, Beirut: Darul Fikri, Juz. III.

Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, edisi ke- 3, Jakarta: Balai Pustaka, 2002.

Dewi, Gemala, Wirdyaningsih, Yeni Salma Barlinti, Hukum Perikatan Islam di Indonesia, Jakarta: Kencana dan Badan Penerbit Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2006.

Divisi Pengembangan Produk dan Edukasi, Departemen Perbankan Syariah dan Otoritas Jasa Keuangan (penyusun), Standar Produk Perbankan Syariah Musyarakah dan Musyārakah Mutanāqishah 2016.

Fathimah, Vidya, Pengaruh Perkembangan Jumlah Tabungan, Deposito, dan Bagi Hasil Terhadap Jumlah Pembiayaan yang Diberikan oleh Perbankan Syariah di Sumatera Utara, Jurnal Ilman, Vol. 5, No. 1, Februari 2017, ISSN 2355-1488.

Fatwa DSN-MUI No. 01/DSN-MUI/X/2013 tentang Pedoman Implementasi Musyārakah Mutanāqishah dalam Produk Pembiayaan.

Fatwa DSN-MUI No: 08/DSN-MUI/IV/2000 tentang Pembiayaan Musyarakah.

Fatwa DSN-MUI No: 09/DSN-MUI/IV/2000 tentang Pembiayaan Ijarah.

Fatwa DSN-MUI No: 17/DSN-MUI/IX/2000 Tentang Sanksi Atas Nasabah Mampu yang Menunda-nunda Pembayaran.

Fatwa DSN-MUI No: 73/DSN-MUI/XI/2008 Tentang Akad Musyārakah Mutanāqishah.

Hanafi, Ahmad, Asas-Asas Hukum Pidana Islam, Jakarta: PT Bulan Bintang, 1990.

Haris, Helmi, Pembiayaan Kepemilikan Rumah (Sebuah Inovasi Pembiayaan PerbankanSyari’ah), Jurnal Ekonomi Islam, vol. I, Juli, 2007.

Ibrahim, Duski, al-Qawa’id al-Fiqhiyah (Kaidah-Kaidah Fikih), Palembang: Noerfikri CV. Amanah, 2019.

Ismail, Abdullah Muhammad, Shahih al-Bukhari, Riyadh: Dar al-Salam, 1999.

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata).

Lewis, Mervyn K. dan Latifa M. Algaoud, Perbankan Syariah (Prinsip, Praktik, dan Prospek), Jakarta: PT Serambi Ilmu Semesta, 2007.

Mardani, Fiqih Ekonomi Syariah: Fiqih Muamalah, Jakarta: Kencana, 2012.

Muhammad, Manajemen Pembiayaan Bank Syariah, Yogyakarta: UPP AMP YKPN, 2002., Manajemen Bank Syariah, Yogtakarta: UUP AMP YKPN, 2005.

Nurhayati, Sri, dan Wasilah, Akuntansi Syariah di Indonesia, Jakarta: Salemba Empat, 2011.

Otoritas Jasa Keuangan, Buku Standar Produk Musyārakah dan Musyārakah Mutanāqishah, 2016.

Peraturan Bank Indonesia Nomor 7/2/PBI/2005 Tentang Penilaian Kualitas Aktiva Bank Umum pasal 13 ayat 3.

Shihab, M. Quraish, Tafsir al-Misbah Pesan dan Kesan Al-Qur`an, Jakarta: Lentera Hati, 2002.

Sholihin, Ahmad Ifham, Buku Pintar Ekonomi Syariah, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2010.

Suyanto, Thomas, Dasar-Dasar Perkreditan Edisi Keempat, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 1991.

Syarifuddin, Amir, Garis-Garis Besar Fiqih, Bogor: Prenada Media, 2003.

Undang-Undang No. 10 tahun 1998 tentang Perbankan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah.

Wahyu, Muhammad, Implementasi Prinsip Syariah pada Akad Pembiayaan Musyārakah Mutanāqishah dalam Produk Kredit Pemilikan Rumah, AKTUALITA, Vol.1 No.2 (Desember) 2018.

Widodo, Sugeng, Modal Pembiayaan Lembaga Keuangan Islam Prespektif Aplikatif, Yogyakarta: Kaukaba, 2014.

Yunus, Muhammad, Kamus Arab-ndonesia, Jakarta: Hidakarya Agung, 1989.

Zuhaili, Wahbah, al-Mu’amalah al-Maliyah al-Mu’ashirah, Damaskus: Dar al-Fikr, 2002.




DOI: https://doi.org/10.47732/adb.v5i2.181

Addabana: Jurnal Pendidikan Agama Islam are indexed by:

                         


E-ISSN: 2620-6129

P-ISSN: 2654-4849


Published by STAI AL FALAH BANJARBARU

Designed by Yoni AF

Number of Visits:    Web
Analytics     Flag Counter 


Contact us:

ADDABANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam

Address: Jl. A. Yani Km. 23 Landasan Ulin - Banjarbaru
Postal Code: 70723
Province: South Kalimantan
Telephone : (+62)511-4705260
Email: addabana@staialfalahbjb.ac.id

This work is licensed under Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International