STRATEGI PEMBIASAAN SHOLAT BERJAMA’AH LIMA WAKTU DI MASJID NURUL JADID KOMP PERMATA INDAH KEC MURUNG PUDAK KAB TABALONG

Jayatri Sofi Tania, Saifuddin Saifuddin

Abstract


Abstract: This research discusses "Strategi Pembiasaan Sholat Berjama’ah Lima Waktu Di Masjid Nurul Jadid Komp Permata Indah Kec Murung Pudak Kab Tabalong". The focus of the problem in this research is the strategy for getting used to five daily congregational prayers at the Nurul Jadid mosque and what aspects support and inhibit the habit of five daily congregational prayers at the Nurul Jadid mosque. Based on the focus of this problem, the aim of this research is to find out the strategy for getting used to five daily congregational prayers at the Nurul Jadid mosque and what aspects support and hinder it. The subjects in this research were the people of the Permata Indah complex at the Nurul Jadid mosque. Meanwhile, the object of this research is the strategy for getting used to five daily congregational prayers at the Nurul Jadid mosque, Komp Permata Indah, Murung Pudak District, Tabalong District. In extracting data, researchers used participant observation techniques, structured interviews and documentation. Meanwhile, data processing techniques are carried out by editing and classifying data, then analyzed descriptively qualitatively and drawing conclusions inductively.Based on the research results, it is known that the strategy of getting used to five daily congregational prayers at the Nurul Jadid Mosque, Permata Indah Complex, Murung Pudak District, Tabalong Regency has been implemented well. The strategy for getting used to congregational prayers at the Nurul Jadid Mosque, Permata Indah Complex, Murung Pudak District, Tabalong Regency is to use motivating strategies, community development, and community guidance and there are several supporting and inhibiting factors for getting used to praying together five times a day, supporting factors and factors. The obstacles to the habit of praying together five times a day are from the family and the environment, while the inhibiting factors are family factors and professional factors, because family, environmental and professional factors greatly influence the implementation of the strategy for getting used to praying together five times a day at the Nurul Mosque. Jadid. Keywords: Habit of Congregational Prayer, Strategy. Abstrak: Penelitian ini membahas tentang “Strategi Pembiasaan Sholat Berjama’ah Lima Waktu Di Masjid Nurul Jadid Komp Permata Indah Kec Murung Pudak Kab Tabalong”. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi pembiasaan sholat berjama’ah lima waktu di masjid Nurul Jadid dan aspek apa saja pendukung dan penghambat pembiasaan sholat berjama’ah lima waktu di masjid Nurul Jadid. Berdasarkan fokus masalah tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi pembiasaan sholat berjama’ah lima waktu di masjid Nurul Jadid dan aspek apa saja yang menjadi pendukung dan penghambatnya. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat komplek Permata Indah di masjid Nurul Jadid. Sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah strategi pembiasaan sholat berjama’ah lima waktu di masjid Nurul Jadid Komp Permata Indah Kec Murung Pudak Kab Tabalong. Dalam penggalian data peneliti menggunakan teknik observasi partisipan, wawancara terstruktur dan dokumentasi. Sedangkan teknik pengolahan data dilakukan dengan editing dan klasifikasi data, selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif dan pengambilan kesimpulan dengan cara induktif.Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa strategi pembiasaan sholat berjama’ah lima waktu di masjid Nurul Jadid Komplek Permata Indah  Kec Murung Pudak Kab Tabalong terlaksana dengan baik. Strategi pembiasaan sholat berjama’ah di masjid Nurul Jadid Komplek Permata Indah Kec Murung Pudak Kab Tabalong ialah dengan menggunakan strategi memotivasi, pembinaan masyarakat, dan bimbingan masyarakat dan  ada beberapa faktor pendukung dan penghambat dari pembiasaan sholat berjama’ah lima waktu, faktor pendukung dan faktor penghambat dari pembiasaan sholat berjama’ah lima waktu yaitu dari keluarga dan dari lingkungan, adapun faktor penghambanya yaitu faktor keluarga dan faktor profesi, karena dari faktor keluarga, lingkungan dan profesi itu sangat mempengaruhi dari terlaksananya strategi pembiasaan sholat berjama’ah lima waktu di masjid Nurul Jadid. Kata Kunci: Pembiasaan Sholat Berjamaah, Strategi.

References


Abdullah, Supriyanto, peran dan fungsi Masjid, Yogyakarta: Penerbit Cahaya Hikmah, 2003.

Al Nasaiburi, Abu Husain Muslim Ibn Hajjaj Al-Qusyairi, Shahih Muslim, Beirut, Dar Al-Fakr.

Az-Za’balawi, Muhammad Sayyid Muhammad, Pendidikan Remaja Antara Islam Ilmu Jiwa, Jakarta: Gema Insani Press, 2007.

Dapartemen Agama RI, Al-Quran dan Terjemah Al-Imran, Jakarta: Bintang Indonesia Jakarta, 2012.

E Ayyub, Mohammad, Manajemen Masjid, Jakarta: Gema Insani, 2005

Emzir, Metodologi Penelitian Pendidikan, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2012.

Lexy, J Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandug: PT Remaja, Rosdakarya, 2008.

Majid, Abdul, Strategi Pembelajaran, Bandung: Rosdakarya, 2013.

M. Dja’far, Alamsyah, Hak Atas Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan di Indonesia, Jakarta: Wahid Fundation, 2017.

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R&D, Bandung: CV Alfabeta Cet Ke-21, 2015.

Zubaedi. Desain Pendidikan Karakter. Jakarta: Kencana. 2011.




DOI: https://doi.org/10.47732/adb.v7i1.307

Addabana: Jurnal Pendidikan Agama Islam are indexed by:

                         


E-ISSN: 2620-6129

P-ISSN: 2654-4849


Published by STAI AL FALAH BANJARBARU

Designed by Yoni AF

Number of Visits:    Web
Analytics     Flag Counter 


Contact us:

ADDABANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam

Address: Jl. A. Yani Km. 23 Landasan Ulin - Banjarbaru
Postal Code: 70723
Province: South Kalimantan
Telephone : (+62)511-4705260
Email: addabana@staialfalahbjb.ac.id

This work is licensed under Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International